Batam, Batam Daily — Aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang pria berinisial SG yang diduga sebagai pelaku penikaman terhadap D, seorang penjaga lahan, hingga korban meninggal dunia. Peristiwa tragis tersebut terjadi di area lahan kosong belakang Perumahan Crown Hill, Kecamatan Batam Kota, Kamis malam (8/1/2026).
Pelaku berhasil diringkus tim gabungan Unit Jatanras Polresta Barelang dan Unit Reskrim Polsek Batam Kota kurang dari satu jam setelah laporan diterima pihak kepolisian. Penangkapan dilakukan di kawasan Yayasan Kasih Kasian, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.
Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Bobby Ramadhana Fauzi, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut keberhasilan pengungkapan kasus ini berkat koordinasi cepat antara jajaran Polsek Batam Kota dan Jatanras Polresta Barelang.
“Pelaku berhasil kami amankan dalam waktu kurang dari satu jam setelah laporan dari keluarga korban masuk. Saat ditangkap, yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan,” ujar Iptu Bobby, Jumat (9/1/2026).
Usai penangkapan, polisi melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dapur berwarna silver yang diduga digunakan pelaku untuk menusuk korban.
“Pisau yang digunakan pelaku untuk melakukan penikaman berhasil kami temukan dan amankan sebagai barang bukti,” jelasnya.
Saat ini, SG telah ditahan di Mapolresta Barelang guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 458 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pembunuhan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden tersebut dipicu oleh konflik antara korban dan pelaku terkait aktivitas pengelolaan tanaman di lahan milik sebuah perusahaan. Korban diketahui berstatus sebagai penjaga lahan, sementara pelaku sebelumnya memanfaatkan area tersebut untuk bercocok tanam.
“Ketika korban membersihkan lahan sesuai tugasnya, pelaku merasa keberatan karena tanamannya ikut dibersihkan. Dari situ terjadi cekcok yang berujung pada aksi penikaman,” terang Iptu Bobby.
Dalam kejadian itu, korban ditusuk pada bagian perut menggunakan pisau. Aksi tersebut disaksikan langsung oleh seorang rekan korban yang berada di lokasi. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong.
“Korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit,” tutupnya.
Polisi menegaskan akan terus mendalami kasus tersebut guna melengkapi berkas penyidikan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.





