BatamBeritaInternasional

Operasi Militer AS Tangkap Maduro Berhasil: Mantan Pemimpin Venezuela Hadapi Sidang Narkoba di Manhattan, DK PBB Sidang Darurat

251
×

Operasi Militer AS Tangkap Maduro Berhasil: Mantan Pemimpin Venezuela Hadapi Sidang Narkoba di Manhattan, DK PBB Sidang Darurat

Sebarkan artikel ini
Proses Dakwaan Dramatis Nicolás Maduro | The New Yorker (noticias.foxnews.com)
Proses Dakwaan Dramatis Nicolás Maduro | The New Yorker (noticias.foxnews.com)

Batam Daily – Mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro (63 tahun) resmi menghadiri sidang perdana di Pengadilan Federal Manhattan, New York, pada Senin, 5 Januari 2026. Ia didakwa atas jaringan perdagangan kokain skala besar yang melibatkan kartel Meksiko, kelompok FARC Kolombia, serta geng Tren de Aragua. Maduro, yang ditangkap bersama istrinya Cilia Flores (69 tahun), menyatakan tidak bersalah dan menyebut penangkapannya sebagai “penculikan” oleh AS.

Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi militer besar-besaran yang disebut “Operation Absolute Resolve”, dilancarkan Presiden AS Donald Trump pada Sabtu dini hari, 3 Januari 2026. Pasukan khusus AS, termasuk unit helikopter elit, menerobos masuk ke ibu kota Caracas, menghancurkan barikade pengamanan, dan mengekstraksi Maduro dari tempat persembunyiannya. Operasi ini menjadi aksi militer AS terbesar di Amerika Latin sejak invasi Panama 1989.

Berikut beberapa momen dramatis dari sidang perdana Maduro di New York:

Diktator Venezuela yang ditangkap, Maduro, menyatakan tidak bersalah sebelum hakim menghentikan luapan emosinya.
Diktator Venezuela yang ditangkap, Maduro, menyatakan tidak bersalah sebelum hakim menghentikan luapan emosinya. (noticias.foxnews.com)
I'm still president,' says Venezuela's abducted leader Maduro in ...
Saya masih presiden,” kata pemimpin Venezuela yang diculik, Maduro (aljazeera.com)

Kedua tahanan saat ini ditahan di Metropolitan Detention Center Brooklyn. Trump menyebut operasi ini sebagai respons terhadap banjir kokain ke AS, arus migran Venezuela yang masif, serta nasionalisasi aset minyak AS puluhan tahun lalu. Ia secara terbuka menyatakan AS akan “mengendalikan” Venezuela sementara waktu untuk memastikan transisi yang aman, sambil mendorong perusahaan minyak AS kembali beroperasi.

Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia (sekitar 303 miliar barel), meski produksinya anjlok karena sanksi, korupsi, dan kurangnya investasi. Trump bahkan mengancam aksi lanjutan jika pemerintahan sementara tidak membuka sektor minyak dan menghentikan perdagangan narkoba – ancaman serupa dilontarkan ke Kolombia dan Meksiko.

Berikut visual helikopter pasukan khusus AS yang terlibat dalam operasi penangkapan di Caracas:

Night Stalkers: Unit yang terlibat dalam operasi di Venezuela...
Night Stalkers: Unit yang terlibat dalam operasi di Venezuela… (forcesnews.com)
Di Dalam Armada Helikopter Pasukan Khusus AS yang Digunakan untuk Misi ke Venezuela
Di Dalam Armada Helikopter Pasukan Khusus AS yang Digunakan untuk Misi ke Venezuela (armyrecognition.com)

Di sisi lain, Pelaksana Tugas Presiden Venezuela Delcy Rodriguez awalnya mengecam operasi AS sebagai “agresi kolonial” untuk merampas minyak. Namun, pada Minggu (4 Januari), nada berubah menjadi lebih pragmatis. Rodriguez mengajak Washington membangun kemitraan saling menghormati, dengan prioritas stabilitas dan pemulihan ekonomi.

Reaksi internasional pun memanas. Dewan Keamanan PBB menggelar sidang darurat di New York untuk membahas legalitas operasi AS. Rusia, China, dan sekutu kiri Venezuela mengutuk keras sebagai pelanggaran kedaulatan dan Piagam PBB. Sementara sekutu AS cenderung hati-hati, menekankan pentingnya dialog dan hukum internasional.

Berikut suasana sidang darurat Dewan Keamanan PBB:

Dewan Keamanan PBB memberikan suara untuk sesi darurat mengenai Rusia.
Dewan Keamanan PBB memberikan suara untuk sesi darurat mengenai Rusia… (pbs.org)
U.N. Security Council votes for emergency session on Russian …

Trump juga menyinggung kekayaan minyak Venezuela sebagai alasan utama, dengan harapan perusahaan AS segera kembali mengelola aset-aset strategis.

Ilustrasi cadangan minyak Venezuela yang menjadi sorotan global:

Trump Menginginkan Minyak Venezuela. Mendapatkannya Mungkin Tidak Semudah Itu | WIRED
Trump Menginginkan Minyak Venezuela. Mendapatkannya Mungkin Tidak Semudah Itu | WIRED (wired.com)

Analis dari International Crisis Group memperkirakan sekutu AS akan bersikap ambigu di sidang PBB. Masa depan Venezuela pasca-Maduro masih penuh ketidakpastian, terutama hubungan dengan oposisi tradisional yang selama ini didukung Washington.

Batam Daily akan terus memantau perkembangan krisis ini.