Kesehatan

Dokter Ungkap Peluang Sembuh Kanker Ginjal pada Anak Bisa Capai 90 Persen

172
×

Dokter Ungkap Peluang Sembuh Kanker Ginjal pada Anak Bisa Capai 90 Persen

Sebarkan artikel ini
batamdaily
batamdaily

BATAMDAILY.ID Penyakit kanker ginjal pada anak merupakan salah satu jenis kanker yang cukup serius, namun para ahli medis menyebut peluang kesembuhannya sebenarnya cukup tinggi apabila dapat dideteksi sejak tahap awal dan mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Dokter spesialis anak konsultan hematologi-onkologi, Nur Melani Sari, menjelaskan bahwa secara statistik peluang kesembuhan kanker ginjal pada anak dapat mencapai sekitar 80 hingga 90 persen, terutama jika penyakit ditemukan pada stadium dini dan belum menyebar ke organ tubuh lain.

Menurutnya, perkembangan teknologi medis serta metode pengobatan modern saat ini telah meningkatkan peluang pasien anak untuk sembuh dari penyakit tersebut.

Namun demikian, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak kasus kanker pada anak yang terlambat terdeteksi.

Banyak Pasien Datang Terlambat

Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan kanker ginjal pada anak di Indonesia adalah keterlambatan diagnosis.

Tidak sedikit pasien yang baru datang ke fasilitas kesehatan ketika kondisi penyakit sudah berada pada tahap yang lebih lanjut.

Hal ini sering terjadi karena gejala awal kanker ginjal pada anak kerap dianggap sebagai gangguan kesehatan ringan.

Sebagian orang tua mengira keluhan yang dialami anak hanyalah masalah pencernaan biasa seperti perut kembung atau kesulitan buang air besar.

Akibatnya, pemeriksaan medis sering kali ditunda hingga kondisi anak semakin memburuk.

Selain itu, ada pula faktor psikologis yang mempengaruhi keputusan orang tua untuk membawa anak mereka ke dokter.

Sebagian orang tua merasa khawatir atau takut jika anak mereka didiagnosis menderita penyakit serius.

Kondisi tersebut membuat proses diagnosis menjadi terlambat dan peluang kesembuhan pun dapat berkurang.

Tantangan Sistem Layanan Kesehatan

Selain faktor keluarga pasien, sistem layanan kesehatan juga memiliki tantangan tersendiri dalam penanganan kanker anak.

Proses rujukan yang harus melalui beberapa tahap terkadang memerlukan waktu yang cukup lama.

Dalam beberapa kasus, kendala administrasi seperti status kepesertaan asuransi kesehatan yang belum aktif juga dapat memperlambat proses penanganan pasien.

Tidak semua rumah sakit di Indonesia memiliki fasilitas lengkap untuk menangani kanker pada anak secara komprehensif.

Padahal, pengobatan kanker ginjal pada anak membutuhkan tim medis yang terdiri dari berbagai spesialis agar terapi dapat dilakukan secara optimal.

Tim tersebut biasanya melibatkan dokter spesialis anak, dokter bedah, ahli patologi, hingga tenaga medis lain yang memiliki keahlian khusus di bidang onkologi anak.

Tingginya Angka Putus Pengobatan

Tantangan lain yang cukup serius adalah tingginya angka pasien yang menghentikan pengobatan sebelum terapi selesai.

Padahal, pengobatan kanker memerlukan waktu yang cukup panjang dan harus dijalani secara konsisten.

Beberapa keluarga pasien menghentikan pengobatan karena berbagai alasan, mulai dari faktor ekonomi hingga kelelahan menjalani terapi yang panjang.

Akibatnya, peluang kesembuhan pasien menjadi jauh lebih rendah dibandingkan angka kesembuhan yang tercatat dalam data medis.

Secara teori, angka kesembuhan kanker ginjal pada anak dapat mencapai sekitar 80 hingga 90 persen. Namun pada praktiknya, angka keberhasilan pengobatan di Indonesia masih jauh di bawah angka tersebut.

Proses Penanganan Kanker Ginjal

Penanganan kanker ginjal pada anak biasanya dilakukan melalui beberapa tahapan medis yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Setelah diagnosis ditegakkan melalui pemeriksaan medis, dokter akan menentukan metode pengobatan yang paling tepat.

Jika kondisi pasien memungkinkan, tindakan operasi sering menjadi langkah awal untuk mengangkat tumor yang terdapat pada ginjal.

Setelah operasi dilakukan, jaringan tumor yang telah diangkat akan diperiksa lebih lanjut menggunakan mikroskop.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui jenis sel kanker serta memastikan apakah kanker telah menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Hasil pemeriksaan tersebut kemudian menjadi dasar bagi dokter untuk menentukan terapi lanjutan yang paling sesuai.

Baca juga:

5 Hal yang Tanpa Disadari Membuat Metabolisme Tubuh Melambat

Kemoterapi dan Radioterapi

Dalam beberapa kasus, ukuran tumor yang terlalu besar membuat operasi tidak dapat dilakukan secara langsung.

Jika hal tersebut terjadi, dokter biasanya akan memberikan terapi awal berupa obat-obatan atau kemoterapi untuk mengecilkan ukuran tumor.

Setelah tumor mengecil, dokter akan kembali mengevaluasi kondisi pasien untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Selain operasi dan kemoterapi, terapi tambahan seperti radioterapi juga dapat diberikan tergantung pada kondisi pasien.

Pendekatan pengobatan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan anak yang menderita kanker ginjal.

Pentingnya Deteksi Dini

Para ahli medis menekankan bahwa deteksi dini kanker ginjal pada anak merupakan faktor yang sangat penting dalam meningkatkan peluang kesembuhan.

Semakin cepat penyakit terdeteksi, semakin besar kemungkinan pasien untuk pulih sepenuhnya.

Karena itu, orang tua diimbau untuk segera memeriksakan anak ke dokter apabila muncul gejala yang tidak biasa.

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain pembengkakan pada perut, nyeri di area perut, atau munculnya benjolan yang tidak normal.

Dengan penanganan yang cepat serta kepatuhan menjalani pengobatan, peluang kesembuhan anak dengan kanker ginjal dapat meningkat secara signifikan.